Gugur Daun
Alunan suara adzan menggema dalam udara malam
Iringan suara anak kecil yang mengeja ayat suci dengan pelan
Ah instrumen alam yang indah merasuk dalam kalbu membawa kedamaian
Manusia selalu tersesat dalam pemikiran
Berhura-hura ria mengalihkan kejenuhan atas pertanyaan yang tak ada habisnya sekaligus tak ada jawaban
Bisa saja manusia adakalnya menggila
Karena tak menemukan jati diri yang dicarinya
Tersesat dalam pemikiran yang melanglang buana tiada batasnya
Nyata nya sebagai makluk terbatas selalu ada sekat
Ada banyak sekali rahasia alam dan dunia yang tersimpan dalam kotak misteri Tuhan
yah begitu pula kehidupan, bagai guguran daun yang jatuh dibawah pohon nya
Yang tak tau apapun tentang jenis daun yang tersebar dalam dunianya
Sebagai tumbuhan, taunya hanya jenis daun yang sama sepertinya, ranting, bunga, dan
buah di pohon yang sama.
Dimana baginya dunia sangat luas, cuma sekadar di satu pohon tempatnya tumbuh dan berkembang menghijau dengan teman sekawannya
ketika daun berguguran dia menjadi daun kuning berserakan di taman dengan daun yang lain jenisnya
Ada yang daun bergerigi pinggirnya, daun dengan jari ganjil, daun berbentuk wajik, ada pula daun yang tak basah terkena butiran air hujan.
Dia tau setelah dirinya jatuh dari pohonnya.
Angin membawanya melanglang buana bertemu semesta, ternyata daun sepertinya hanya setitik abu di luasnya kehidupan tanaman.
Jatuh menguning, tertiup angin, dan berakhir dalam timbunan dedaunan
Yang tidak tau bagaimana akhirnya nantinya
tulisan note : Sept 2022
Komentar
Posting Komentar