Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Isi Kepala dengan Segala Riuhnya

 Isi kepala dengan segala riuhnya  Pernahkah kamu benar-benar memahami isi kepalamu ? Riuhnya yang tak berkesudahan dari waktu ke waktu.  Seingatku, saat remaja aku tidak memusingkan apa yang ada dalam isi kepala ini. Aku hanya dengan senang hati mengerjakan tanpa perlu berpikir serumit sekarang ini. Bermain, bersekolah, mengejar prestasi dan pulang. Kepala dua dengan rumitnya fase kehidupan menjelang dewasa. Sekedar sekolah sarjana saja, harus dilalui dengan rumitnya finansial jangka panjang. Sadar bahwa bukan orang berpunya. Jadi harus bekerja untuk membiayai pendidikan tinggi.  Lulus, bergelar sarjana. Setelah ini apa ? Iya bekerja layaknya orang dewasa. Tanpa rengekan anak kecil untuk meminta uang jajan, sekarang anak kecil itu sudah harus membiayai dirinya serta keluarganya. Siklus itu berputar. Perasaan bergejolak tidak terima, Ambisi kian membubung tinggi namun fakta sangatlah jauh dari ekspektasi.  Ku kira setelah bergelar sarjana ekonomi,...

Harga dari Sebuah Kesempatan

 Harga dari Sebuah Kesempatan  Suara denting notifikasi pesan masuk. Melihat isi pesan, hanya pesan grup pemberitahuan jam kelas pelatihan gratis. Terabaikan. Ada yang lebih menarik yaitu Update Story kontak tersimpan.  Jari gemas, mengintip sebentar saja. Cerita salah satu teman SMA, dia berfoto ria dengan komunitas creatornya. Beralih ke cerita teman pesantren dulu, menampilkan poster penyuluhan mengenai program pendidikan kilat, dia salah satu pembicaranya. Bergulir ke cerita berikutnya, teman SMP dengan postingan karya tulis pemikiran kritisnya.  Mereka dengan segala pencapaian dan cerita hebatnya, menyisakan diriku hanya sebagai penonton. Menyenangkan menjadi seseorang yang tahu apa yang disukai dan terus berkembang lebih baik dari hari ke hari. Mereka yang beruntung dengan segala kesempatan baik itu.  Lima tahun sudah berlalu bagiku, tanpa terasa. Terlewatkan begitu saja.  Kapan kesempatan hebat itu datang kepadaku. Menjadi seorang content creator, m...

Mendramatisasi Sebuah Proses

 Mendramatisasi Sebuah Proses Bertahun tahun lalu, muncul keinginan dengan ide dan tujuan yang besar. Penuh kesadaran, sangat memahami bahwa ide yang besar membutuhkan proses yang tidak mudah. Bahkan waktu yang panjang.  Jika seseorang yang bukan siapa-siapa, bahkan dengan banyak keterbatasan. Maka titik mulainya bisa jadi tidak dari nol, melainkan minus. Tentu, hal ini butuh usaha yang lebih. Komitmen yang kuat dan konsistensi yang disiplin. Tidak untuk main-main bahkan setengah-setengah. Harus totalitas.  ----------- Memasuki dunia kuliah, mempertemukanku dengan banyak hal. Pengalaman baru, lingkungan pertemanan baru dan semua cerita baru. Termasuk pola pikir baru tentang bagaimana kehidupan bekerja.  Di satu waktu, aku bertemu dengan komunitas "Youtuber lokal", di dalamnya berisi orang-orang hebat yang ahli di bidang video dan perkontenan dengan penghasilan fantastis dari akun youtube mereka. Banyak sekali ilmu yang didapat, namun banyaknya ilmu tidak seberapa jik...